Islam pernah mencatat pencapaian sains dan teknologi yang sangat
mencengangkan. Masa keemasan itu ditandai oleh berkembangnya tradisi
intelektual dan kuatnya spirit pencarian-pengembangan sains. Tapi, saat
ini dunia Islam tertinggal jauh dari Barat. Data yang menyebutkan bahwa
hanya sekitar 55 persen dari total umat Islam yang melek aksara
sangatlah memalukan. Sungguh ironi bagi dunia Islam yang pernah menjadi
raksasa sains sampai abad pertengahan.
Ketertinggalan sains-teknologi menyebabkan dunia Islam mudah ditipu
dan dieksploitasi. Menurut ISESCO (Islamic Educational, Scientific and
Cultural Organization), 57 negara Islam yang tergabung dalam OKI (dengan
1,1 miliar penduduk dan wilayah seluas 26,6 juta kilometer) menyimpan
73 persen cadangan minyak dunia. Disebabkan problem di atas, gabungan
negara-negara Islam itu hanya memiliki GNP sebesar 1,016 miliar dolar
AS. Berbeda dengan Prancis (hanya penduduk 57,6 juta dan wilayah 0,552
juta kilometer) bisa memiliki GNP 1,293 miliar dolar AS.